Rabu, 15 Desember 2010

FILSAFAT ILMU

Ditulis Oleh : Eka Yanuarti

A. Manusia                  fitrah     : benar- baik- indah
                                        cognisi  : mencari kebenaran
                                        conasi   : ingin tahu

 B. Lembaga Kebenaran  - agama ( dogmatis ) =  keyakinan
                                                 - filsafat ( rasionalis )= idealis
                                                 - seni      ( emotif )      = subjektif
  

ILMU DAN FILSAFAT
1. Zaman  Purba  ( 20.000 – 10.000 SM ) 
             a. Zaman Prasejarah :
                 1).  Berpikir konkret
                 2).  Apa dan bagaimana : mengamati, membedakan,
                      memilih dan mencoba ( trial and error )
                 3).  Terbatas pada yang disediakan alam
                 4).  Diperoleh secara kebetulan
                 5).  Berhubungan dengan keperluan sehari- hari
                 6).  Telah memperlihatkan fungsi imajinatif
                 7).  Akumulasi dari pengetahuan dan pengalaman

2. Zaman Sejarah ( 1500 – 600 SM )

1).  Mewarisi, mengembangkan pengetahuan daketerampilan masa sebelumnya
2). Pengembangan baca tulis dan berhitung :
  Kemampuan analisis dan abstraksi
  Mampu membuat dokumentasi tertulis
  Penyebaran informasi dalam tradisi lisan

3). Memperoleh pengetahuan secara alamiah tanpa disadari dan    disengaja
4). Ilmu didasarkan pada hasil ramalan berdasarkan objektif nyata
5). Menerima peristiwa  sebagaimana adanya
6). Manusia dianggap sebagai makhluk penyembah dewa
7). Kultus individu terhadap raja-raja

PENGEMBAN  PERADABAN DUNIA :
Assyria, Babilonia, Persia, Mesir, Inca dan Aztec.
 
3. Zaman Penalaran Awal  ( 600 – 200 SM )
a.Yunani ( Eropa )
            1). Sudah memiliki penalaran menyelidiki ( inquiry mind )
            2). Ingin mencari akar permasalahan dari peristiwa alam
            3). Manusia adalah makhluk luhur yang memiliki
                  kebebasan
            4). Menggambarkan dewa dalam bentuk manusia ideal
            5). Menekankan pada keistimewaan dan kekuatan rasio
            6). Pengembangan logika ( berpikir analitis )
            7). Logika deduktif ( elemen dalam filsafat ilmu )



Tokoh- tokoh :
            Socrates, Plato dan Aristoteles  
            ( pelopor logika deduktif ). Logika yang melandasi perkembangan pemikiran ilmiah ( bertahan hingga tahun 1860 ).

b. Asia Timur dan Selatan

1). Keterkaitan ilmu dan etika
2). Penekanan pada etika individu
3). Pemeliharaan keharmonisan hubungan  dengan alam
4). Menekankan pada kesempurnaan individu
5). Pengetahuan didasarkan pada nilai-nilai ketulusan
 Tokoh – tokoh :  Lao Tse ( taoisme ) dan Confusius


4. Abad Pertengahan ( 500 – 1500 M )
a. Pengaruh bahasa Arab berlangsung dari 300 – 1400 M
 b. Penerjemahan karya Yunani ke bahasa Ar
c. Bangsa Eropa mempelajari terjemahan Yunani sejaktahun 1300 M
d. Pengamatan di berbagai bidang keilmuan diperluas dan dipertajam : ilmu pasti, astronomi, fisika, biologi, farmasi, kimia  dan kedokteran
e. Melahirkan ilmuwan dalam berbagai bidang keilmuan :
     1) Yuhana Ibn Masawayh ( 777-857 ) ahli optalmolo
     2)  Al- Khawarizmi ( 825 ) menyusun buku  aljabar dan aritmatik
     3)  Al- Razy ( 865- 925 ) dokter Muslim terbesar  
            4) Omar Kayyam(1043 –1132) penyair,ahli perbintangan dan matematika
            5) Ibn Rusyd ( 1126- 1198 ) ahli kedokteran dan   penemu teori evolusionisme
            6)Al- Idrisi ( 1110 – 1116 ) ahli astronomi dan gerhana bulan
            7) Ibn Sina ( 980- 1037 ) filosof, kedokteran, geometri, astronomi, teologi,    
          filologi, dan kesenian  
5. Zaman Modern

 Sumber perkembangan ilmu :
  Hubungan  antara kekhalifahan Islam dengan Perancis
  dan negara- negara Eropa
  Pengalaman selama Perang Salib
  Penaklukan  Konstantinopel oleh Turki Utsmani
  Pertemuan budaya Kristen- Islam di Sisilia
  Pengembaraan ilmuwan Muslim ke Dunia Timur


Perkembangan  Ilmu di Barat ( Eropa ) :

a. Pengamatan astronomis oleh Copernicus, Gelileo, Tycho Brache dan Keppler
b. Penemuan  metode empiris oleh Francis Bacon ( 1560- 1626 )
            1) Menemukan logika induktif
            2) Melakukan klasifikasi ilmu secara umum
            3)  Kesadaran  praktis :    ilmu  sebagai  upaya  untuk 
          memperbaiki  kualitas hidup  dan kontrol manusia terhadap  alam.
            4)  Memperbaiki inspirasi terbentuknya perhimpunan ilmiah
          secara terorganisasi ( konsorsium) 

c.Revolusi sains :
  Rasionalisme  Rene Descartes : cogito  ergo  sum
  Peletakan dasar-dasar penalaran ilmiah oleh Newton ( 1643 – 1727 ) : gravitasi, perhitungan kalkulus dan optika
  Penemuan perhitungan kalkulus oleh Gottfried Wilhelm Leibniz (1646-1716 )” dasar matematika
  Masuknya kimia ke dalam khazanah ilmu pengetahuan oleh Antoine Laurent Lavoisier ( 1794 – 1794 )
  Munculnya  teori evolusi Charles Darwin ( 1809 – 1882 )
  Penemuan sinar X oleh Wilhelm Konrad Roentgen ( 1845 – 1923 )

Jangka waktu penemuan sains dan penggunaannya :

1). 1953 -- 1955          = 2  tahun ( Baterei tenaga surya )
2). 1948 -- 1951    = 3   tahun ( Transistor )
3). 1939 -- 1945    = 6   tahun  (Bom atom )
4). 1932 -- 1942    =  10 tahun  ( reaktor nuklir )
5). 1922 -- 1934    =  12 tahun  ( televisi )
6). 1925 -- 1940    =  15 tahun  ( radar )
7). 1895 -- 1913    =  18 tahun ( tabung sinar X )
8). 1884 -- 1915    =  33 tahun ( tabung vacum )
9). 1867 -- 1902    =  35 tahun ( radio )
10). 1820 -- 1876    =  56 tahun ( telepon )
11). 1821 -- 1886    =  65 tahun ( motor listrik )
12)-----------1839   =  112 tahun ( fotografi )

II. FILSAFAT ILMU

A. FILSAFAT :
  Sekumpulan sikap  dan kepercayaan terhadap kehidupan alam yang biasa diterima secara kritis
  Suatu proses kritik atau pemikiran terhadap kepercayaan dan sikap yang kita junjung tinggi
  Usaha untuk mendapatkan gambaran secara keseluruhan
  Analisa logis dari bahasan, serta penjelasan tentang arti kata dan konsep
  Sekumpulan problema yang langsung mendapat perhatian dari manusia, dan dicari jawabannya
  Suatu cara hidup yang konkret, suatu pandangan hidup yang total tentang manusia dan alam
  Perenungan terhadap hakikat sesuatu secara universal, radikal, dan spekulatif dengan menggunakan kemampuan optimal akal manusia


B. ILMU
            1. Produk ingin tahu manusia :
                        a. sebagai sebuah sistem pernyataan
                        b. dibangun oleh panca indera berdasarkan gejala
                        c. pragmatis dan kontemporer
                        d. alat pengetahuan untuk hidup masa kini
                        e. dangkal tetapi berguna
                        f.  banyak kelemahan tetapi esensial
                        g.  hasil penerapannya berbentuk teknologi
            2. Mempelajari alamiah dan manusiawi, agar dapat menjadikan alam dan manusia sebagai 
          yang alamiah dan manusiawi
            3. Merupakan kumpulan pengetahuan yang didapat  melalui metode ilmiah, disusun secara
           konsisten, dan  kebenarannya  telah   teruji  secara   empiris, tidak untuk mencari kebenaran,   
           melainkan untuk menemukan   kebenaran  yang   bermanfaat  bagi manusia  dalam   tahap  
           perkembangan  tertentu.
            4. Explonation of the facts
            5. Himpunan  pengetahuan manusia yang dikumpulkan melalui  proses  pengajian yang dapat   
          diterima  oleh rasio ( himpunan rasionalitas kolektif  insani )
             6. A summary of statistical average

TEKNOLOGI 

Penerapan ilmu ( sains ) secara sistematis untuk
mempengaruhi alam sekeliling kita dalam suatu
proses produktif ekonomis, guna menghasilka yang 
bermanfaat bagi manusia


B. FILSAFAT  ILMU

1. Telaah secara filsafat untuk menjawab  pertanyaan
    mengenai hakikat ilmu
2. Bagian dari epistemologi ( filsafat pengetahuan )
3. Analysis of procedures  and logic of scientific
    explanation


Telaah  filsafat tentang hakikat ilmu :

1. Apa yang dikaji ( ontologi ) = Hakikat ilmu yang obyektif dan bebas nilai :
  Obyek apa yang ditelaah  ilmu ?
  Bagaimana  wujud  hakiki obyek itu ?
  Bagaimana hubungan antara obyek tersebut dengandaya  tangkap manusia ( fikir, rasa, indera ) yang menghasilkan ilmu itu ?

2. Bagaimana cara mendapatkannya ( epistemologi ) = logico – hypothetico – verifikatif
  Bagaimana proses yang  memungkinkan  diperoleh pengetahuan berupa ilmu ?
  Bagaimana  prosedurnya ?
  Hal-hal apa yang perlu diperhatikan agar didapat pengetahuan yang benar ?
  Apa kriterianya ?
  Cara, tehnik, sarana apa yang digunakan untuk mendapatkan pengetahuan berupa ilmu ?

3. Untuk apa ilmu itu digunakan ( aksiologi )= nilai guna, sarat-sarat nilai/ alat untuk diamalkan bagi kebaikan
  Untuk apa ilmu itu digunakan ?
  Bagaimana keterkaitannya dengan moral ?
  Bagaimana penentuan obyek yang ditelaah berdasarkan pertimbangan  moral ?
  Bagaimana hubungan antara tehnik prosedural atau profesionalisasi metode ilmiah dengan norma moral atau profesional ?


4. Pengetahuan  dan pengetahuan  ilmiah ( ilmu ) :
    a. Pengetahuan :
      1) Segala sesuatu yang kita ketahui tentang suatu obyek tertentu
      2) merupakan khazanah kekayaan mental yang  memperkaya kehidupan kita
      3) tiap jenis pengetahuan pada dasarnya menjawab pertanyaan tertentu  yang diajukan

     b. Pengetahuan ilmiah : alat untuk memecahkan berbagai  persoalan yang dihadapi manusia guna meramal, mengontrol, memanipulasi dan menguasai alam


 5. Memperoleh pengetahuan ilmiah :
     Harus mengetahui pengetahuan yang menjelaskan terjadinya  suatu peristiwa :
  Telaah ilmiah ( ditujukan )
  Deskripsi        ( mengenai )
  Hubungan      ( berbagai faktor )
  Terikat            ( dalam satu konstelasi )
  Penyebab timbul  ( proses, gejala )

  a. Berpikir  ilmiah :
1) Penalaran  = proses  berpikir dalam menarik  kesimpulan berupa pengetahuan berdasarkan  logika, dan bersifat analitik
2) Logika  =   proses   menarik  kesimpulan  menurut  cara   tertentu, agar  diperoleh  suatu   kesimpulan  yang  valid
a). logika induktif  = khusus ke umum
b). logika deduktif = umum ke khusus

3)  Analitik = kegiatan berpikir berdasarkan langkah- langkah tertentu
4) Konsepsional  =  arti   tertentu  pada  suatu istilah menurut pemahaman orang-orang tertentu
5) Kritis


  b. Sumber pengatahuan :
              1) Rasio ( rasionalisme )        = deduktif
             2) Pengalaman ( empirisme ) =  induktif
             3) Intuisi :
                  a) bersifat personal
                  b) dapat digunakan sebagai hipotes
                   c) kebenaran intuitif dan analitik saling bantu
                   d) tidak   dapat   digunakan   untuk   menyusun pengetahuan secara teratur
            4)  Wahyu

c. Sarana berpikir ilmiah
            1) Bahasa ( komunikatif, informatif, reproduktif )
            2) Matematika ( jelas, spesifik, informatif, kuantitatif), sarana berpikir deduktif
            3) Statistika (  hubungan   kausalitas,  penarikan sampel ), sarana berpikir induktif

d. Pengukuran  yang digunakan:
            1) Instrumen
            2) Kalibrasi ( tanda/ skala ), validitas dan reliabilitas

e.Metode ilmiah : metode  penelitian

f.Kaitan ilmu pengetahuan :  sikap dan perilaku

g. Batas ilmu pengetahuan :
            1) mulai dari pengalaman manusia, dan berhenti pada pengalaman manusia
            2) metodenya hanya pada batas kebenaran yang teruji secara empiris


Tidak ada komentar:

Posting Komentar